Ferdinand Langsung Tertunduk dan Gelengkan Kepala saat Dengar Pernyataan Pengacara Ratna Sarumpaet Ini

Insank Nasruddin, pengacara kasus kebohongan Ratna Sarumpaet memberi penjelasan terkait kliennya yang menyebarkan berita bohong pada para elit partai.

Hal ini diungkapkan Insank saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Malam, TV One, Sabtu (6/10/2018).

Mulanya, Insank ditanya pembawa acara soal Ratna yang membantah akan menyebarkan berita hoaks.

"Mas Insank dikatakan bang Ferdinand Hutahaean (politikus Demokrat) sendiri katanya gak mau disebar tapi yang mengirim foto itu ke beberapa elit Gerindra kan Bu Ratna sendiri bahkan diundang ke rumah, itu gimana?," tanya pembawa acara.

Insank memberikan jawaban jika kedatangan elit Partai Gerindra yakni Fadli Zon untuk bertemu Ratna bukan untuk membicarakan berita hoaks tersebut.

"Ya, bahwa undangan terhadap elit tersebut dalam hal ini saya sebut saja Fadli Zon itu bukan membicarakan terkait kebohongan, bukan membicarakan itu, tapi ada hal yang mereka bicarakan pokoknya sesuatu yang tidak mungkin saya buka di sini karena ini materi penyidikan," ujar Insank.

Ketika Insank memberikan jawaban tersebut, Ferdinand yang juga hadir menjadi narasumber tersebut terlihat tertunduk sembari memegangi kepala.

Ia juga menggelengkan kepala sesekali mengelus kepalanya.

Lalu, Insank kembali melanjutkan pembahasan yang dilakukan Fadli Zon dengan Ratna merupakan hal penting.


Namun, justru berita kebohongan Ratna lah yang menyeruak ke permukaan.

"Hal ini yang menjadi primer antara pertemuan Fadli Zon dan Ibu Ratna, kalau toh kemudian yang muncul persoalan ini, ini bukan menjadi tema sentral, tapi berbalik inilah yang menjadi tema sentral," tambah Insank.

Mendengar jawaban dari pengacara Ratna, Ferdinand pun menjawab jika dirinya tidak ingin berdebat dengan pengacara Ratna itu.

Namun, para elit politik merasa perlu membela Ratna saat pertama kali mendengar Ratna dikeroyok.

"Gini ya kami tidak ingin berbantah lisan dengan tim kuasa hukum Bu Ratna, tapi yang pasti kami dari tim pemenangan Prabowo tidak ada niat menyebar hoaks.

Karena saat peristiwa itu diadukan Ratna pada tim pemenangan kami, kami tidak merasa itu hoaks, berita pengakuan itu menjadi hoaks saat Ratna menyampaikan pada konferensi pers, kami yang membela Ratna saat itu sebatas niat baik pada Ratna yang kami anggap bagian dari rumah besar kami, tentu kami tergerak hatinya untuk membela Ratna," ujar Ferdinand.

Lihat videonya:

Diketahui, saat ini Ratna Sarumpaet telah ditahan pihak kepolisian guna pemeriksaan penyidik.

Ratna sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks, tentang penganiayaan dirinya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian kita temukan alat bukti petunjuk yaitu keterangan saksi, tersangka, penyidik setelah melakukan penangkapan dan mulai malam ini penyidik melakukan penahanan (Ratna)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018).

Penyidik memutuskan menahan Ratna untuk 20 hari ke depan.

Alasan penahanan karena penyidik khawatir Ratna melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Alasan subyektivitas penyidik, jangan sampai melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," ujar Argo yang dikutip dari Kompas.com.


sumber isi berita: tribunnews.com
komentar
0 komentar

0 komentar